Your Ad Here

Gedung paling tinggi di dunia – Burj Dubai

Posted in Event on Jul 29, 2007

burjdubai1.jpg“Gantunglah cita – citamu setinggi langit”. Kata yang dulu sering kita dengar waktu sekolah sepertinya bakal digusur oleh kata baru “Bangunlah gedung setinggi langit”. Membangun gedung pencakar langit paling tinggi sedang menjadi trend sepuluh tahun terakhir ini. Titel gedung tertinggi didunia terus berpindah tangan. Kalau tahun lalu masih dipegang oleh Taiwan dengan 101 Towernya, tahun ini titel gedung tertinggi akan pindah ke Dubai.

Burj Dubai atau Menara Dubai yang berdiri tegak di Jalan Sheikh Zayed, Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), sejak 21 Juli lalu telah menjadi bangunan tertinggi di dunia dengan ketinggian 512,1 meter.

Emaar Properties, pengembang Burj Dubai (Menara Dubai), menyatakan proyek yang sedang mereka garap menjadi bangunan tertinggi di dunia. Bangunan yang masih dalam proses konstruksi ini kini sudah mencapai ketinggian 512,1 meter.Itu berarti bangunan di Uni Emirat Arab ini telah melampaui Taipei 101 di Taiwan dengan tinggi 508 meter. Burj Dubai akan dirampungkan pada akhir 2008 dengan ketinggian puncak yang masih dirahasiakan.Namun, Emaar Properties mengungkapkan menara ini akan mencapai ketinggian lebih dari 693 meter.

Sekarang, Burj Dubai sudah berdiri 141 lantai, padahal rencananya menara pencakar langit ini akan memiliki lebih dari 160 lantai.”Menara ini akan menjadi karya agung di dunia arsitektur.”Burj Dubai adalah prestasi manusia yang tiada tandingnya,” kata Mohammed Ali Alabbar, Chairman Emaar Properties. Bangunan pencakar langit seharga USD1 miliar (Rp9 triliun) ini terletak di jantung Kota Dubai, di lahan seluas 200 hektare senilai USD20 miliar.Proses konstruksi Burj Dubai berlangsung relatif cepat.

Dimulai sejak 1.276 hari lalu atau sejak Januari 2004, bangunan ini bertambah tinggi satu lantai setiap tiga hari. Jika selesai, Burj Dubai menjadi bangunan tertinggi dunia, melampaui gedung pencakar langit lain di dunia,seperti menara Petronas di Malaysia, Sears Tower di Chicago,dan Empire State Building di New York,Amerika Serikat. Pencakar langit baru ini akan berfungsi sebagai pusat bisnis, apartemen mewah,pertokoan,perkantoran, dan hotel lengkap dengan kolam renang dan lain sebagainya. Untuk saat ini, Burj Dubai masih belum menunjukkan keanggunan sebagai sebuah mahakarya.

Pasalnya, bangunan tersebut baru berbentuk kerangka beton yang menjulang ke langit, tanpa jendela, kaca ataupun besi. Emaar menjelaskan,Burj Dubai akan memenuhi empat kriteria bangunan tertinggi dunia versi Dewan Bangunan Tinggi dan Habibat Urban.Kriteria tersebut ketinggian struktur bangunan, lantai berpenghuni tertinggi,puncak atap bangunan, serta tiang pucuk bangunan,termasuk antena atau tiang bendera. Pucuk menara akan dapat dilihat dari jarak 100 kilometer sekalipun. Namun, pihak Emaar Properties mengungkapkan, Burj Dubai tidak akan menjadi bangunan tertinggi di dunia selamanya. ”Ini merupakan kenyataan hidup, bahwa suatu saat akan ada orang lain yang mendirikan bangunan yang lebih tinggi.

Namun, lima tahun setelah Burj Dubai didirikan, tidak ada seorang pun yang mulai mendirikan bangunan lain yang lebih tinggi,” kata Greg Sang, direktur proyek Burj Dubai. Sudah tersiar desas-desus bahwa raksasa properti pesaing Emaar, yaitu Nakheel, sudah berencana mendirikan al-burj atau menara. Namun, ketinggian proyek ini masih sangat dirahasiakan. Nakheel pernah membangun sebuah pulau buatan berbentuk tiga pohon palem serta The World, sebuah kawasan yang terdiri dari 300 pulau yang menyerupai gambaran negara-negara di dunia.Proyek tersebut masih berjalan di lepas Pantai Dubai.


2 Responses to “Gedung paling tinggi di dunia – Burj Dubai”


  1. Epin says:

    Saya pikir ini (Burj Dubai, Al Burj, dst.) merupakan suatu mahakarya sekaligus ambisi manusia akan Menara Babel ke-2.

  2. ran says:

    hmm, so squemish !



Leave a Reply



  • You Avatar
    Internet Marketer
Google
 

Rudy Susanto Blog No 1 di Medan © 2007-2008 All Rights Reserved, Powered By WordPress
Run in 39 queries. 0.235 seconds.

Ayumi 2.0 made by Nurudin Jauhari
Entries and Comments.